Tips mendaki gunung bagi yang bener-bener pemula :)

Mendaki gunung, berada di ketinggian beberapa ribu kaki sambil melihat keindahan awan, alam , merasa kecil, gak ada apa-apanya di tengah-tengah alam terbuka, merupakan suatu kenikmatan tersendiri, maka jangan heran banyak orang yang ingin melakukannya , lagi.. dan lagi…. walau kadang beresiko tinggi juga . Berikut beberapa tips mendaki bagi yang benar-benar pemula – yang belum pernah mendaki sebelumnya, tapi punya semangat tinggi untuk melakukannya :

Pra pendakian

1. rajin-rajinlah olahraga sebagai latihan fisik seperti jogging atau olahraga lain yang dikira2 cocok ( sesuaikan aja dengan keinginan mau olahraga apa) . Sangat direkomendasikan terutama bagi yang belum pernah sekalipun mendaki. Ya.. biar tubuh gak kaget aja . Semangat bahwa kaki akan sampai di puncak itu penting, tapi itu saja belum cukup, fisik juga harus mendukung semangat itu🙂 . Jadi jadwalkan untuk latihan fisik …

2. Standar… siapkan semua informasi tentang gunung yang akan di daki itu. Semakin banyak informasi yang diperoleh , semakin siap juga untuk melakukan pendakian. Caranya.. ya bisa tanya-tanya ke teman yang udah pernah ke gunung tersebut .. ( syukur-syukur mau diajak pergi lagi bareng juga kesana.. jadi guide ..:) , atau googling , wiki-ing juga bisa..Banyak caralah ….

3. Siapakan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Jangan malu-malu untuk bertanya ke yang sudah berpengalaman ttg apa saja yang harus dibawa , bahkan sampai hal yang detail sekalipun . Jaket the most importan thing !!!

4. Jangan lupa… minta izin ke orang-orang yang masih “berwenang” tentang keadaan dirimu, bisa orang tua, saudara , atau suami/istri ( jika sudah berkeluarga) . Jangan maksa banget kalau memang tidak diizinkan.., tapi ya.. ada usaha sedikit loby-loby juga lah ( istilah orang DPR) jika izin sedikit seret keluarnya. Keluarkan semua jurus rayuan juga sah-sah aja sih, selama argumen yang dikeluarkan sesuai faktanya.. tapi dilarang lebai juga….

5. Berdo’a sebelum berangkat..secanggih dan selengkap apapun peralatan yang dibawa, tapi belum lengkap jika semuanya kamu serahkan ke Yang Maha Kuasa, Yang Maha Mengatur Segalanya:), Gak perlu pakai sombong-sombong an segala.. pamali kata orangtua.. kata agama juga🙂

Persiapan berangkat

Selama Pendakian

– Bawa barang secukupnya saja.. mendaki tanpa membawa beban saja udah ngos-ngosan , apalagi ditambah dengan tas dengan yang beban berat. Bawa yang penting-penting aja, air minum, dan makanan. Tapi kalau sudah terbiasa sih gpp juga, karena aku dulu belum terbiasa ( sampai sekarang juga)… jadi rada nyusahin orang juga pas ngedakinya … padahal masih di kaki gunungnya😦 maaf sekali untuk teman-temanku yang kurepotin dengan barang bawaanku🙂 )

– Terus – terus memotivasi diri bahwa kita akan sampai ke puncaknya..Nah disini tantangannya. Rasa capek, napas ngos-ngosan, haus, itu bisa membuat semangat turun, bahkan menyerah dan berbalik kebelakang. Jangan sampai itu kejadian deh.. kecuali kalau kesehatan kita memang sudah sangat tidak memungkinkan . Kalau kejadian yang menimpaku, ditengah – tengah pendakian ( mungkin sekitar ketinggian 2000 mdpl), kepalaku berasa ringan gak jelas.. seperti kosong, dan agak pusing… karena kekurangan pasokan oksigen sepertinya.
Solusinya : posisikan kepala lebih rendah daripada kaki sekitar beberapa menit cukup membantu mengalirkan oksigen lebih banyak ke kepala.

Tapi yang jelas, setelah sampai di atas, semuanya kelelahan itu akan terbayar… berganti dengan rasa senang, gembira, takjub, melihat semua keindahan yang ada didepan mata…. SUBHANALLAH … indah🙂

pendakian

pendakian

Saat Turun

Jangan senang2 dulu, ngirain turun itu gampang.. wah susah juga … menahan beban tubuh supaya tetap seimbang di jalan setapak yang curam, berbatu-batu, semak-belukar… wah..menguras energi juga dan bikin sakit kaki.. Itu menimpaku, kaki tersandung batu, dan kuku jempol langsung menghitam, darahnya membeku, .. sakit bangeeeeet… tapi karena demi….yah ditahan-tahan aja.. yang paling kuingat banget adalah pada saat turun gunung untuk pulang.. itu sekitar pukul 16.00 – 20.00 wib… .. perjalanan itu terasa sangat jaaaaaaauuuuuuuuuuuuhhhhhhh dan laaaaaaaaaaamaaaaaaaaaaaa. Dengan langkah sedikit terseok-seok ( rata-rata semuanya udah sakit kaki) , berjalan sangat pelan ( menurutku lebih pelan daripada jalannya pengantin jawa atau keong:) ) … tapi tetap nyampe..

.ini, beberapa foto pada saat pendakian pertama ku di Gede dan Pangrango . Pengennya sih ada foto di gunungl gunung berikutnya🙂 ( insya allah menyusul)

Keindahan Puncak Pangrango

Keindahan Puncak Pangrango

Trio Pemula

Trio Pemula

Tak lupa, terimakasih banyak pada teman-teman yang telah membantu pendakian ini hingga berjalan lancar :

Bagus – KSR STT Telkom : karena pengalamannya , ditunjuk sebagai Ketua Pendakian🙂 dengan pengalaman pernah mendaki gunung gede – pangrango sebelumnya, beliau udah tau rute yang akan dijalani, perbekalan apa saja yang harus disiapkan, dan urusan- urusan lainnya. jadi kami, tinggal ikut-ikut aja ..:) Maaf telah banyak merepotkan kan mu selama pendakian. membawa tas ku yang berat, Terimakasih sudah mengajarkan cara pernafasan yang baik supaya tidak cepat lelah. Terimakasih juga atas motivasinya ( walau ku tau itu bohong sebenarnya) .. “udah deket kog mba .. bentar lagi nyampe …” itu kalimat yang diucapkannya saat aku sebentar-bentar minta berhenti ditengah-tengah perjalan karena merasa bener kecape’an dan nafas sudah ngos-ngosan.

Mas -syarif : asisten program profesional .. yang dari awal pendakian – pgulang selalu kebagian membawa tas yang paling berat🙂.. Isinya kalo gak salah tenda pleton, beras … dan peralatan berat lainnya.. mungkin > 20 kg dari isi tas ku, tapi tetap kuat .. salut dah

Rocky – KSR IPB… teman Bagus yang baru ku kenal saat pendakian yang terkena imbas juga membawa tasku ( bergantian dengan Bagus ) …

Mapala ( Organisasi pecinta alam IPB ): karena sudah terbiasa mendaki gunung kali ya.. jadi ya.. nyantai aja.. Terimakasih banyak atas bantuannya🙂 Semoga dilain kesempatan kita bisa bertemu lagi🙂

Baban & Nyun teman senasib-seperjuangan🙂 …. he,,he..he.. gimana, masih mau lanjut berpetualang ?🙂

it’s really an amazing moment in my life

( Ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saat melakukan pendakian perdana ke Gede – Pangrango, jadi ini murni dari apa yang dialami pada saat mendaki …. kalau ada yang mau nambahin tipsnya.. monggo… kalau ada yang mau menyanggah juga silahkan…. tulis aja di commentnya🙂 )

27 thoughts on “Tips mendaki gunung bagi yang bener-bener pemula :)

  1. Saluuuuttt..!!! Semangat yang tinggi,…!! semangaat

    Apa yang kmu cari ketika perjalanan itu panjang dalam pendakian gunung?
    Apa yang kmu dapatkan setelah semuanya terbentang luas didepan matamu?
    Apa yang kamu hirup ketika udara dingin mulai menusuk hingga ke tulang rusuk mu?
    Apa yang kmu rasakan ketika kamu dan teman2 mu mulai merasakan kelelelahan, berat, haus dan cape?
    Bukan hanya keindahan yang akan kmu cari dan dapatkan disana
    tapi perjalanan mu adalah ketika kamu mendapatkan Rasa syukur Mu pada Tuhan mu

  2. Bener Wen.. itu yang ingin dicari dan dirasakan.. merasa kecil ditengah-tengah alam ciptaan Nya dan banyak-banyak menumbuhkan syukur pada Nya🙂 Hikmah lainnya : Never Give Up !!!! for everything problem that you have🙂

  3. Konon katanya, pepohonan dan ciptaanNya yang lain senantiasa bersujud padaNya.. Tapi kita sering lalai ya pit..

    Semoga menambah keimana kita pada Sang Pencipta.. Amin

  4. weits…..akhirnya aktifitas fisik juga…
    gitu dong..jgn cuma mental aja yg dilatih..
    btw,ketemu yang mistis2 ga?biasanya kan banyak kalo di gunung…..hehehehehe
    kapan2 ajakin anak2 kelas lah…
    kan kasian bapak2 dan ibu2 itu ga pernah merasa muda lagi…hihihihihihi
    piss ah..

  5. @ Arji : yang mistis… @$#$%#% mm syukurnya gak ada tuch… lha, pan niatnya juga gak pengen ketemu yang mistis-mistis koq… Ajakin Bapak/Ibu di kelas kita ??? Emang kamu sendiri mau diajakin ??

  6. ada tips lain nih.. kalau bisa gitu turun gunung berendam di kolam pemandian air panas.. kolam belerang.. wah.. ilang tuh semua capek2nya.. hehe.. jadi ingat kemarin pas naik gunung. lebih banyak istirahatnya, krn banyak yg ga kuat.. (bukan saya tentunya.. 8) haha..). tapi terbayar juga kalo udah sampe di atas setelah 5 jam jalan. walaupun nasi yg dibeli di bawah udah hampir basi, tapi ya.. ga rugi kok.. :p

  7. coungratulatio…emmm tau kan knp 4jj1 menciptakan 1 mulut dan 2 telinga pastinya tau donk…karena 4jj1 mengajarkan qt untuk lebih peka/banyak mendengar ketimbang berbicara he5 ga nyambung yah…salam rimba…alam ada dan terjaga.

    • 22. pengen naek gunung lagi kangeen🙂 info2in dunk kalo daki massal gy. terakhir naek ke gede juni2012

  8. satu lagi hal yang penting….yg namanya naek gunung itu mirip backpacking, yaitu to travel light..

    boleh untuk menyiapkan perbekalan dengan sedetail mungkin, tp jangan mpe ngeberat2in diri sendiri..yakinkan diri bahwa kita akan mendaki gunung, bukan mengunjungi villa…jadi jangan berpikir untuk mandi, karena ga ada yg menyiapkan kamar mandi di ketinggian segitu…dan karena ga ada kmr mandi, ga usah repot2 buat mempermasalahkan baju ganti😉

    trus, soal jarak, sekalipun jarak tempuh itu emang berasa jauh dan perjalanan serasa ga nyampe2…biasakan untuk berpikir bahwa sisa jarak tempuh adalah yg sejangkauan mata…itu akan membantu semangat (dan fisik) yg udah down…tp kl km berpikir tentang jarak yg udah km tempuh, dijamin km akan selalu minta istirahat…dan perjalanan akan semakin terasa lebih lama lagi😉

    ah…jadi pengen naek gunung lagi :p

  9. Ya, benar, sepertinya seru juga kalau anak-anak deep reunian trus kumpulnya di puncak gunung🙂 Usulku deep ke Bromo aja… katanya rada gampang kesana, ada transportasi sampai keatas – dan gak terlalu banyak persiapan yang harus disiapkan ( agar banyak yang tertarik untuk ikut🙂 )

  10. Aku kutif tulisannya buat share di group ku di fb ya….

    aku jg ada pengalaman, nanti deh kalo malesnya dah reda di share hehehe

    izin ya….

  11. ASW…………..

    Halluw Mw numpang tanya nie yg dah berpengalaman..xixix…tgl 13 maret ini aku mo ke gunung sumbing…duhh deg-deg an juga c, takut gak kuat….it’s my 1st time cuz na…oiya qt perlu bawa aqua 1 liter 2 botol gak??,,,trus kamu bisa langsung nulis gmn?apa memungkinkan kalo bawa laptop?….mo tau ya…xixix
    tq…

  12. Wa’alaikumsalam
    Maaf rada lama ngebalasnya [karena baru bisa ngecheck skrg]
    1. Ya, minum wajib dibawa pas ngedaki, kalau gak, bisa berabe …
    2. Tulisan ini ditulis kalo gak salah seminggu setelah pendakiannya… wah… jangan bawa laptop, ngeberatin doang…🙂

    Berarti kamu udah dong ya acara naik gunungnya ??? ditunggu cerita serunya y

  13. Salam Lestari……..
    keren salut dah gw ma mbak na yg satu ini…..
    moga2 kita sebagai Mapala bisa menjaga alam ini bukan malahan merusaknya
    tetap lestarikan lam and jaga bumi kita

  14. aslmkum..

    wah artikelnya membantu sekali mbak,
    kebetulan aku juga anak IPB,
    dan rencana tanggal 27/06/2011 ini baru mau mendaki k Gunung Gede dan Pangrango,,

    Jadi punya gambaran setidaknya, bagaimana nanti di atas sana..
    Keren nih, blogger yang punya hobby pecinta alam.
    Salam blogger ya mbak, tks bnyak..

  15. Terimakasih untuk Info & Tips2nya.. Insyaallah tgl 26 ini saya akan naik gunung Gede.. yah, walaupun masih ada rasa Ragu (this is my 1st), tp saya ingin mencobanya, agar bisa menambah wawasan dan Pengalaman saya.. hehee, salam #newbie🙂

  16. Melihat cerita pengalaman orang lain naik gunung ada rasa iri #iri bisa narsis dipuncak gunung
    Tapi gpp ngebaca blog” para pendaki dengan seribu macam cerita udah terasa ikutan mendaki kok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s