Kisah Roro Jonggrang Versi 2.0 : Preliminary

Sebelumnya, untuk menyamakan persepsi – tulisan saya ini bertujuan untuk berbagi cerita saja, intropeksi diri, atau buat lucu-lucuan juga boleh…. tidak sebagai keluhan. Saya menulisnya sekedar pelarian sesaat dari rasa kantuk yang menyerang, tapi tangan, mata, kepala, pikiran harus tetap setia didepan monitor untuk menyelesaikan semua tugas-tugas yang ada.

Selamat membaca🙂

Kalau zaman kerajaan-kerajaan dulu, terdapat kisah Roro Jonggrang yang meminta dibuatkan 1000 candi dalam satu malam, maka pada zaman digital ini pun kisah Roro Jonggrang tersebut mungkin sering terjadi pada diri kita – tapi 1000 candi nya berubah menjadi deadline tugas -tugas yang harus diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya – persis seperti Bandung Bondowoso yang membuatkan 1000 candi dalam satu malam untuk Roro Jonggrang. (Sepertinya Bandung Bondowoso tipe pekerja keras🙂 )

Contoh real nya : seperti yang terjadi pada saya …….. yang sering mengulang kisah Roro Jonggrang ini, dan saya bertindak sebagai Bandung Bondowosonya🙂. Sesuatu yang harus diselesaikan dalam waktu sangat cepat …. biasanya itu berupa tugas kantor dan kuliah.

Apakah terlalu sering “mengulang” kisah Roro Jonggrang mengindikasikan bahwa kita tidak memiliki manajemen waktu yang baik ?

Saya sangat mengerti bahwa segala sesuatu itu sebaiknya dikerjakan dengan efektif dan efisien … tapi kadang ada juga waktu penyelesaian sesuatu tersebut yang menurut saya tidak rasional antara kompleksitas tugas dengan waktu yang diberikan, kalau sudah begini, biasanya keinginan saya ingin menyelesaikan sesuatu dengan kualitas baik agak dikurangi porsinya, digantikan dengan prinsip “yang penting selesai– karena beberapa jam lagi harus dikumpulkan… ” (agak menyedihkan memang😦 )

Apa mungkin juga karena saya sekarang multitasking – kuliah+bekerja, jadi processornya juga harus diupgrade menjadi multicore, kapasitas memory juga harus ditambah, begitu juga dengan bus-bus yang ada …. dengan begitu mendukung multitasking tersebut, sehingaga semuanya bisa berjalan dengan baik…

To be Continue ke Kisah Roro Jonggrang versi 2.1 : Content pada tulisan saya selanjutnya (dijamin pasti seru).

Kisah Roro Jonggrang versi 2.1 : Content menceritakan kasus riil yang terjadi pada saya karena kiriman sebuah email yang saya sebut dengan “Shocking Email” , sehingga untuk kesekian kalinya saya mengulang kembali kisah Roro Jonggrang sampai memangkas-kas-kas -kas istirahat malam saya, berganti menjadi siang 20 jam, malam 4 jam🙂 .. dan sampai malam ini, kisah Roro Jonggrang masih dengan setia menemani saya. Berhubung kantuk saya sudah hilang, saya akan berpindah channel ke Ms Word lagi.

Semoga candi-candi saya terselesaikan dengan baik di malam ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s