Short Travelling to Probolinggo & Bromo

Bromo

Batal pulang ke Riau karena kabut asap-kebakaran hutan yang masih menyelimuti kampung halamanku, akhirnya kuputuskan untuk memenuhi janji mengunjungi teman lama di Probolinggo, sekalian ke Bromo ……………. Mumpung ada libur 3 hari, dan sebelum aku dihajar dengan tugas-tugas kuliah atau tugas-tugas lainnya,  gak  ada salah  kalau “bertapa” ke gunung dulu walau sebentar.

Sesampainya di Bandara Juanda – perjalanan langsung dilanjutkan  menuju Probolinggo. Sengaja tidak  minta dijemput, biar lebih berasa petualangannya. Alasan lainnya karena gak enak ngerepotin teman dari awal kedatanganku di Sby- biar kubikin repot setelah aku di Probolinggo saja🙂.  Sesuai dengan petunjuk temanku, dari terminal bus Bungurasih – aku naik bus patas ke Probolinggo (membutuhkan waktu sekitar 3 jam).  Melewati  daerah lumpur Porong .  Sayang juga tidak bisa melihat langsung dari dekat. Dari dalam bus, aku cuma melihat tanggul tinggi,  beberapa orang yang berdiri diatas tanggul dan kepulan asap dari tengah tanggul tersebut. Terlihat banyak toko dan bangunan lain yang berada disekitar tanggul itu kosong, ditinggalkan oleh penghuninya. Mungkin pada saat lumpur masih meluber kemana-mana, bangunan-bangunan itu sempat terendam.  Semoga masalah ganti-rugi  tersebut dapat selesai dengan lancar dan mereka  segera mendapatkan haknya sesuai yang telah dijanjikan.

Porong - Tanggul Lumpur

Porong - Tanggul Lumpur

Di terminal Banyuangga Probolinggo, temanku sudah menunggu. Sebagai tuan rumah yang baik, malamnya aku dibawa berkeliling ke alun-alun probolinggo dan tak lupa berwisata kuliner – mencicipi KUPANG. Kupang merupakan sejenis kerang yang sangaaaat kecil yang dimakan dengan lontong dan kuahnya kurasa seperti kuah tahu gejrot.  Rasanya enak … dan memang hanya ada dua rasa makanan bagi lidahku yaitu : Enak dan Sangat Enak. Selain itu, gak ada.

Don't judge the cover, but feel the taste, Delicious....

Don't judge from the cover, but feel the taste, It's delicious....

Dan ternyata kota Probolinggo itu  indah juga.

probolinggo

Keesokan harinya, perjalanan ke Bromo dimulai. Dari terminal Probolinggo, kami naik transportasi umum – sejenis angkot (kurang tau kalau disana disebut apa). Cukup berdesak-desakan. Beberapa orang bule juga ikut berdesakan di angkot itu . Pas berangkat ada 3 orang bule berkewarganegaraan jerman yang juga akan ke Bromo. Ketika kutanyakan kepada mereka , tidak takut masih di Indonesia setelah kasus pemboman di Jakarta?, mereka menjawab  “Of course not“.  Salut juga dengan bule-bule itu.  Butuh waktu sekitar 1-1,5  untuk sampai ke Bromo.

Perjalanan dari Probolinggo - Bromo

Perjalanan dari Probolinggo - Bromo

Dalam perjalanan hampir mendekati Bromo, mulai terlihat beberapa penduduk dengan  sarung di pundak mereka. Corak sarung yang khas dan ikatam sarung di pundak yang khas juga. “Apa ini masih ada keturunan suku tengger kali ya“. Cukup penasaran ingin melihat seperti apa kehidupan orang-orang suku tengger tersebut.  Turun dari angkot itu, langsung disambut dengan pemandangan gunung yang sangat indah, ditengah-tengah padang pasir yang cukup terik dan udara yang cukup dingin juga.

Dari pemberhentian terakhir  ke kawah gunung bromo ( sekitar 3 km) bisa beberapa cara yaitu dengan kuda, naik motor , atau naik Jeep. Temanku berkata “Ngapain udah jauh-jauh ke Bromo tapi tetap naik motor atau jeep ? “. Setuju!!!. Dengan membayar sebesar 75.000 (pulang-pergi) kami berkuda menuju kawah gunung Bromo. Hasilnya….saya bisa menunggangi kuda sendiri, tanpa perlu dikawal. Butuh 10-15 menit untuk penyesuaiannya. Ternyata cukup mudah mengendalikan kuda walaupun masih pemula. Dan kupikir, “kalaupun jatuh… toh ke pasir ini… masih empuk….:)” Short course dari bapak pemilik kuda ” mba, cukup terik ke kanan atau kekiri tali pelananya jika ingin berbelok, tarik kebelakang jika ingin berhenti dan pukul bagian belakang badan kuda atau hentakkan kaki ke badan kuda untuk memacu kudanya agar lebih kencang“.  Jika ada kesempatan sekali lagi berkuda, aku ingin membawa kuda tersebut berlari lebih kencang lagi (seperti yang ada  di film-film…:) ).

to bromo

Karena siang itu cukup terik, debu dari pasir-pasir itu cukup banyak  dan aku tidak  membawa kain penutup hidung, akhirnya kutarik kerudungku untuk menutupi sebagian wajah. Tidak ada maksud khusus aku bercadar seperti difoto itu.  Kata temenku .. mirip Cut Nya’ Dien :)  Amiiiin semoga jiwa perjuangannya tertular :0

Bromo hampir  sama seperti gunung Tangkuban Perahu, memiliki kawah yang asap nya berbau belerang dan lumayan menyengat. Tapi  tidak mengurangi keindahannya.  Gunung Bromo dengan ketinggian 2392 m diatas permukaan laut, sudah merupakan objek wisata yang benar-benar “difasilitasi”. Untuk sampai kekawahnya saja, ada tangga – sekitar 250 anak tangga. Cukup membuat nafas ngos-ngosan sampai ke atasnya. Dikawah gunungnya masih ada sinyal  HP- jadi masih bisa telepon dan sms-an🙂.  Dikaki gunung itu terdapat pura – rumah ibadah umat Hindu, dan berdasarkan keterangan masyarakat disana, pura itu masih sering digunakan untuk peribadatan.

Keindahan Bromo

Keindahan Bromo

Puas di Bromo, kami turun kembali dan pulang ke Probolinggo, dan aku harus  kembali ke tanah parahyangan.

Pelajaran yang kudapatkan selama disana :

1. Menunggangi kuda itu ternyata cukup mudah untuk pemula🙂

2. Subhanallah, Bromo itu indah. Maha suci Penciptanya, dan betapa kerdilnya manusia.

Special thanks to Merry... amazing memories that I’ll never forget……….

me and merry

My Next Destination : Dataran Tinggi Dieng………(waktu menyesuaikan saja, dan sepertinya kalau untuk ke tempat ini mengumpulkan teman-teman dulu yang tertarik  untuk ikut, biar semakin seru)

2 thoughts on “Short Travelling to Probolinggo & Bromo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s