Menyusuri Hutan Bakau di P.Rupat

Indonesia itu indah !!!  tidak perlu dibuktikan lagi kan ??

Tidak hanya pulau-pulau besar yang sudah terkenal sampai ke luar, seperti Bali, Lombok, Kalimantan atau yang lainnya, tapi pulau-pulau kecil juga banyak menyimpan keindahan tersendiri juga, karena keasliannya. Salah satunya di Pulau Rupat (Riau). Pulau Rupat terdiri dari beberapa desa-desa kecil.  Sebagian besar mata pencariannya nelayan – dengan kapal kayu mereka (biasa disebut kapal pompong). Dibeberapa bagiannya, pulau ini  langsung menghadap ke Selat Malaka. Untuk kepulau ini dapat ditempuh dengan speedboat dari Dumai, membutuhkan waktu sekitar 45 – 60 menit untuk sampai ke Ibukota kecamatannya (Batu Panjang) – tapi jika ingin ke daerah yang lebih jauh lagi.. pasti butuh waktu yang lebih lama.  Pulau yang dapat dikategorikan “masih asli”. Belum ada penginapan – rumah makan… apalagi mall🙂 . Jadi kalau berkunjung, langsung bertandang saja ke rumah penduduknya,  SKSD dikit lah ……..🙂 Tapi jangan terlalu khawatir juga, karena sinyal handphone tetap ada di pulau ini (untuk  beberapa provider tertentu saja) dan masyarakatnya juga sudah banyak yang menggunakan (the power of technology🙂 )

Berikut beberapa bagian dari  pulau ini.

menyusuri tepi pulau

menyusuri tepi pulau

pelabuhan rakyat

pelabuhan rakyat

Karena sedang cerah…. langitnya maknyuss bangeet…biru,benar-benar bersih, dan awan yang indah. Pelabuhannya juga sederhana, kapal cukup mendekat kesana, ikat dengan tali, baca bismillah, kemudian penumpang silahkan langsung lompat….🙂

beting ngalang

Oleh penduduk setempat disebut beting ngalang , yaitu gundukan        pasir yang ada ditengah-tengah laut. hampir mirip seperti pulau kecil, tapi tidak ada pohonnya, cuma hamparan pasir (tapi bukan pantai, karena posisinya benar-benar di tengah laut) . Jika pasang, daratan kecil ini akan langsung terbenam ke dalam air. Tapi kadang membahayakan kapal yang lain juga yang sering “tersangkut ” saat pasang, melewati air laut namun dibawahnya tepat ada beting ini.

aktivitas penduduk

aktivitas penduduk

kapal pompong

kapal pompong

menunggu laut pasang - bersiap-siap menyeberangi selat malaka

menuju selat malaka

penyeberangan rakyat

penyeberangan rakyat

kapal "saudagar kaya" didaerah tsb :)

kapal "saudagar kaya" didaerah tsb🙂

rumah penduduk

rumah penduduk

Kekurangannya : transportasi menuju pulau ini masih minim – minim jumlah dan minim juga standar keselamatan nya Tidak ada pelampung, tidak ada pembatasan kapasitas penumpang kapal … cukup patokannya  saat pengemudi kapalnya bilang ” sudah cukup, kapal sudah terasa oleng…” (mengerikan juga…🙂 ) . Semoga  kedepannya kondisi ini bisa diperbaiki baik oleh dinas perhubungan – transportasi laut.Tolong diperhatikan Pak, karena terkait dengan keselamatan banyak orang.  Do’a saja supaya selamat tanpa ikhtiar yang cukup supaya tetap selamat, sepertinya masih belum optimal.

speedboat

speedboat tanpa pengamanan-penumpang bebas duduk dimanapun

Namun secara keseluruhan … Pulau ini BAGUS, ada pesonanya🙂

7 thoughts on “Menyusuri Hutan Bakau di P.Rupat

  1. boleh juga…tapi minta perkiraan biaya yang harus dikeluarkan dong…just in case ada yg baca dan pgn kesana…

    btw,indonesia mang gitu mba…semua yang bagus2 ga akan sadar kalo ga diambil oleh negara lain…
    makanya ga diperhatikan serius2 bgt…

  2. kalau biaya.. dari Dumai ke pulau tersebut harga tiketnya Rp 90.000 (karena aku ke daerah Teluk Lecah) yang cukup jauh kedalamnya lagi. Tapi kalau dari Jakarta… ya tambah mahal pastinya…:) biaya dari Jawa ke Sumatra sekitar Rp 500.000 (kalau hari normal – bukan saat mudik)

    Iya betul .. sepertinya kita benar-benar menerapkan petapah “sesuatu itu baru terasa berharga kalau telah hilang atau lepas” …🙂 Sempat terdengar juga kalau salah satu pulau kecil di Riau juga – Pulau Jemur diklaim juga sebagai milik negara lain ….tapi aku juga kurang tau akhirnya jadi gimana …

  3. @arji .. jangan lupa juga ini pulau dah deket malaysia *maksut loo*

    @ ipit.. aku pengen di poto lagi berdiri di beting ngalang xD kapan ya maen ke riau…kan enak ada ipit tinggal nebeng, numpang guling2 di kasur ipit.. makan tinggal minta.. jalan2 minta ipit yg jadi guide nya *ditendang ipit*

  4. Sy tggl di pancur. Semoga pemerintah kabupaten dpt mempercepat, memperbaiki jalan dr tj kapal ke tanjung medang skrg jalan tsb sangat jelek…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s