Bikin Skripsi = Memasak

catatan : skripsi = tugas akhir =proyek akhir = thesis = disertasi : dalam tulisan ini artinya sama –> membuat karya ilmiah untuk syarat mahasiswa berubah statusnya menjadi alumni😀

[jika deal dengan yang diatas, silahkan lanjutkan membaca tulisan selanjutnya]

semoga bermanfaat, khususnya buat orang2 yang sedang berpusing2 ria sedang mengerjakan tugas akhir🙂

Judul  itu adalah kesimpulan yang saya peroleh setelah membuat 3x tugas akhir:  saat menyelesaikan studi diploma, sarjana, dan sekarang untuk pasca sarjana.

Pertanyaan 1 : kenapa bisa sama antara bikin tugas akhir dengan memasak ?? Alasannya sangaaaat sederhana😀 karena yang dilakukan pada intinya SAMA .

Berikut penjelasan sisi -sisi kesamaannya : untuk pertama kita bahas dari  masak-memasak dulu [karena lebih familiar apalagi  bagi ibu-ibu😀 ]

Untuk menghasilkan masakan,  dibutuhkan : bahan2, bumbu, dan ada proses untuk memasaknya. Misal jika ingin  masak ayam goreng maka kita perlu : ayam, minyak goreng, sedikit bumbu2 supaya ayamnya enak, dan cara memasaknya :  bumbui ayam, panaskan minyak goreng, masukkan ayam, goreng hingga berwarna kuning keemasan, setelah masak, tiriskan, dan hasilnya jadilah ayam goreng.  Biasanya di proses memasak ini butuh waktu lebih [tapi tergantung yang dimasak juga ding ;D] ..

Untuk membuat skripsi, untuk mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan penelitian, kita juga butuh menyiapkan bahan2nya,  dan perlu tau proses pengerjaannya. Biasanya tahap yang paling susah adalah di proses pengerjaannya, karena banyak godaannya, hambatan2nya 😀 antara lain :

  1. Kadang ada keinginan untuk ganti judul :  tiba-tiba kepikiran “kog topik ini sih yang dipilih .. ini kan susah , coba kalau yang lain .. sepertinya bakalan lebih cepat selesainya …” [yang bener aja, udah setengah jalan kog mundur kebelakang lagi, trus kapan selesainya ???😀 ]. Lebih ekstrim nya lagi kadang malah kepikiran “kog bisa saya pilih jurusan ini, dan harus mengerjakan ini .. [ini parah banget, karena sudah diakhir2 semester baru kepikiran begini, sebelum2nya kemana aja ???😀 padahal tinggal gunting pita untuk kelulusan dengan menyelesaikan skripsi itu] .. yah namanya juga godaan ….
  2. Kadang rasa putus asa datang, godaan untuk menyerah… apalagi saat menemukan kata-kata ” mentok”😀 ..”waduh .. programnya mentok .. aduh persamaan ini mentok .. gak bisa diturunkan lagi .. atau bermacam kalimat lainnya yang ada mentoknya😀.  Saya menyebutnya masuk dalam tahap “jungle phase” maksudnya berasa dalam hutan rimba yang gelap dan gak tau jalan keluar dari hutan itu mau kemana .. seolah2 mau teriak  ” woiii … help me “…. butuh pencerahan…😀 tahap ini sangat menguras emosi [bagi saya] butuh kesabaran, butuh semangat.
  3. Harus kuat2 mental menghadapi pembimbing …. [itung2 latihan kalau mau disidang], karena tidak semua pembimbing bersikap sesuai dengan keinginan kita. Mulai dari menemui pembimbing yang lumayan susah walau sudah bikin janji sebelumnya pun [kadang dosen = artis, padat acara sehingga susah ditemui], dan sekali bisa bimbingan.. kadang bukan pencerahan langsung yang diperoleh, tapi tambahan tugas yang harus dibuat .. [awalnya saya menyimpulkan bimbingan = tambahan tugas, tapi saya sadar itu ternyata salah ]. Prinsip yang dipake pembimbing sptnya adalah “bersakit-sakit dahulu bersenang2 kemudian”, jadi tidak apa2 kalau disuruh ngerjain banyak , baca banyak , dan pada saat sidang dengan mudah bisa menjelaskan …😀

Pertanyaan 2 :  Jadi kira-kira bagaimana mengatasi godaan2 itu ???

tanpa mengurangi rasa hormat saya, tulisannya dibuat bersambung ya  [karena waktu break untuk nulis  di blog ini sudah habis ]:D . Tulisan selanjutnya adalah bagaiman tips2  [best practice versi saya] untuk mengatasi godaan 2 itu, agar selama mengerjakan skripsi sampai sidang tetap sehat wal’afiat, jasmani-rohani, tidak sering mengalami emosi jiwa de-el-el, dan pada saat sidang pun lancar😀 [ditunggu saja]

Pertanyaan terakhir : apakah harus analogi nya masakan ?Jawabannya :  ya tidak mesti, selama analoginya itu tepat, sah-sah saja mau gunakan analogi yang lain 😀

2 thoughts on “Bikin Skripsi = Memasak

  1. Ditunggu tulisan lanjutannya, mbak…

    Walo udah pernah ngalamin tapi tetep ajah….yang namanya “karya ilmiah untuk syarat mahasiswa berubah status jadi alumni” tetep bikin sejuta ekspresi dari tingkat ke tingkat.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s