Rumput tetangga sering terlihat lebih hijau

Rumput tetanga lebih hijau daripada rumput di rumah sendiri

Bulan diatas kepala orang lain terlihat lebih indah daripada diatas kepala sendiri


Entah itu sering, kadang-kadang, atau jarang, (tergantung frekuensinya) tapi sepertinya setiap orang pernah mengalami hal itu, melihat rumput milik orang lain lebih baik dan lupa melihat rumput sendiri. Padahal mungkin saja disaat yang bersamaan, orang tersebut juga berfikiran persis sama terhadap kita. Jadi,  himbauan untuk diri sendiri dan lainnya :

  1. Mari lihat rumput dihalaman kita sendiri sama hijaunya dengan rumput tetangga🙂 (baca: bersyukur)
  2. Jika dirasa/dinilai ternyata memang belum hijau, mari jadikan rumput di halaman kita sama hijaunya dengan rumputdi halaman tetangga
  3. Untuk kasus tertentu, tidak masalah  melihat rumput tetangga lebih hijau selama itu dalam konteks positif untuk memotivasi kita menjadikan rumput sendiri sama hijaunya  atau lebih hijau lagi.  Sangat terlarang jika iri itu berkembang menjadi dengki  yang sampai  pada tindakan mencoba menghilangkan nikmat pada orang lain.

“Diperbolehkan iri kepada 2 hal : iri melihat orang kaya dan kekayaanya digunakan untuk kebenaran, dan orang yang berilmu memanfaatkan dan mengajarkan  ilmunya  (bukhari -muslim)

keywords : rumput, tetangga, hijau🙂

5 thoughts on “Rumput tetangga sering terlihat lebih hijau

  1. Tau gak, Mbak…
    ajaran yang Reza dapat dari bapak WHY baru2 ini…

    ada 2 hal agar membuat rumput kita jadi lebih hijau dari rumput tetangga, kalo gak nge-cat rumput halaman sendiri ampe ijo banget, brarti cabutin rumput halaman tetangga sampe gak ada rumput ijo yang tersisa…

    Mbak pilih yang mana?😀

  2. hehehe

    kalau menurutku, 1/2 ajaran nya benar, 1/2 nya lagi sesat🙂

    Ngecat rumput sendiri sampe ijo banget itu bagus … itu masuk kategori di himbauan point 2, tapi kalau nyabutin rumput tetangga sampe gak ada yang tersisa, itu ajaran sesat dan terlarang untuk dilakukan😀

    Jadi, pilih yang bener aja, dan sampaikan ke Pak WHY untuk meralat ajaran sesatnya . begitu kira2 Za🙂

  3. Pingback: Bersyukur « What I Feel-Think-Do

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s