dicek, tapi jangan dikritik

Sudah beberapa kali ini aku dapat tugas tambahan melalui pesan di FB, permintaan bantuan untuk mengkoreksi tugas algoritma.  Tulisan pesannya ” cek kan untuk sementara y kak,  tapi untuk sementara jangan dikritik ya, ini ada 9 soal , algoritmanya udah, pascalnya masih setengah, dan C nya belum “…

Beberapa detik sempat mencerna kalimat itu dulu, mencari2 maksud sebenarnya itu apa . “Oh maksudnya mungkin jangan dibilang “ah payah .. masak soal alpro segini aja gak bisa jawab” … atau jangan sampaikan kalimat2 merendahkan lainnya …  Baiklah … tidak akan dikritik, tapi akan diberi komentar saja …

dan balasan pesan itu :

ini hasil pengecekannya :

No 1 :  masih kurang lengkap … bla..bla..bla..

No 2: belum benar …, gunakan fungsi MOD untuk pengecekannya … bla..bla..bla.

No3 : ….. de es te, de es te….

Kesimpulannya : untuk semua nomor jawabannya belum lengkap, jadi coba perbaiki lagi supaya lebih lengkap. Dan tak lupa kusisipkan pesan2 sponsor untuk menghibur dan memotivasinyatenaang … algoritma itu mudah dan menyenangkan kog …😀 ”

dan pesan balasan yang diterima kembali : ” Jangan dikritik kakak …., kan sebagian besar dah selesai………….”

si kakak dengan kepala bertanya2 akhirnya menuliskan balasan : ” Jadi kakak cuma disuruh liat dulu aja ??? Trus kalau ada yg salah didiamkan dulu aja ???🙂

artinya itu kak :  cabenya jangan kepedasan …………

Si kakak nya makin bertanya2 sendiri… : bagian mana yang pedas ????  dan akhirnya dengan menggunakan sedikit naluri ke-kakak-an nya (mungkin jawaban dari pesan yang pertama menggunakan naluri ke-dosenan-nya, jadi  mental di sisi penerima🙂 ),  mencoba menulis beberapa kalimat petuah “

Heheheh,  jangan takut salah dan jangan takut dikritik kalau belajar. Jika masukan dari orang lain itu tujuannya untuk perbaikan kita, ya knp harus di tolak ? Malah harusnya disyukuri karena kita dapat masukan dari orang lain untuk perbaikannya….🙂 . Skrg, belajar lagi, lengkapi lagi jawaban tgs yg tadi. Sudah instal Pascal dan C kan ? Kalau algoritma tadi diminta buat  ke bahasa pascal atau C juga, lgsng coba tulis di programnya, compile, dan lihat hasilnya udah benar atau tidak . Nanti sebelum dikumpulkan ke dosennya, kirim lagi ya …

Beberapa hari setelah itu tidak tada pesan yang masuk dari dia, dan karena penasaran kelanjutannya apa, akhirnya kutanyakan ”

bagaimana, yang kemaren udah selesai ? ” . “

Udah dikumpul kak , dikumpul apa adanya, seperti yang kemaren itu, daripada mencontek, bagus mikir sendiri kan ???

Bagus untuk prinsip itu … tapi ingat, jawaban kemaren itu masih belum lengkap … harusnya di lengkapi dulu, baru dikumpulkan …. Ya kalau sudah dikumpulkan , ya berarti udah beres … Banyak latihan kalau mau alpronya bagus … Minimal dapat B ya kuliah alpronya  ….

Ndak janji ya kak …

dan si kakak sedikit shock dan langsung nyerocos … “belum apa2 udah nyerah ??? “. Jadi orang yang optimis .. bla bla bla…………..

Beberapa hari kemudian … dapat kiriman pesan lagi, dengan subjek : cek kan (minus kalimat jangan dikritik🙂 ) . Isinya satu program utuh dalam bahasa pascal dan tidak ada penjelasan tambahan. Akhirnya , balasan yang dikirim  :

Ini udh dicoba lansung di pascal nya kan? Kalau udah dicoba dan hasilnya benar, berarti benar. Klu sekilas dibaca scriptnya, alur logikanya sdh benar. Satu lagi, sptnya perlu dikasi asumsi bahwa nilai A>B>C jadi pada saat pengurangan hasilnya tidak negatif .. bla bla bla

Balasan pesan itu lagi :  salah tu kak, coba baca elok2 soalnya!!

* ini siapa yang minta di cek tugasnya, siapa yang dikritik, siapa yang mengkritik ya ??? 😀

Ya … maklum… mengerti .. dan paham .. belajar alpro itu banyak suka dukanya🙂.

Tapi benar… kuncinya itu ada di latihan membuat, memikirkan, dan menuliskan  .. InsyaAllah bisa.  Dulu pertama kali dapat kuliah Alpro juga bingung ” ini kenapa cara kupas kentang yang dibahas ??? ” , apa hubungannya ???? tapi lama kelamaan jadi menyenangkan kog😀. Melatih logika untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menyesuaikan dengan input agar menghasilkan suatu ouput.  Itu berguna tidak hanya kuliah algoritma saja, untuk keseharian jg. Jadi pusing2 sedikit gpp kalau nanti hasil akhirnyabisa dimanfaatkan untuk banyak hal🙂

 

Nti .. karena alasan “DEMI” … ini skarang kakak mau instal lagi Pascal dan C di notebook 🙂

6 thoughts on “dicek, tapi jangan dikritik

  1. Makasih untuk penilaiannya Why🙂, tapi aku yakin adik sepupuku juga punya penilaian yang lain … dan sepertinya berbeda (dan mana tau bertolak belakang, “kog si kkk cerewet bgt jadi orang, “kkk yang kejam”, atau yg lain ..) …. hehehehhe😀

  2. setauku kebanyakan kakak perempuan itu cerewet, klo kakak lelaki biasanya jail. Kalo cerewet untuk kebaikan ya sepertinya gapapa, seperti ibu2 kita juga selalu cerewet demi kebaikan kita kan pit,

    hmmm… berarti selain kakak yg cerewet dan baik, ipit juga punya bakat jadi ibu yg cerewet dan baik😀

    • @ why : ya kalau cerewetnya masih masuk kategori wajar gpp. Sptnya default perempuan spt itu, bedanya tergantung kadarnya🙂 atau jgn2 adikku ntarnya jg nanya “kak, udh pernah nonton rahasia ilahi kan ? 😀

      @ mas awan : kog jadi berubah kata “dikitik2 ?? ” :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s