Suka Duka Jadi Adik (part1)

Special dedicated to my lovely brothers, it’s our childhood story🙂

*Efek melihat foto2 pas kecil dulu, jadi keingat lagi cerita2nya😀

Dimulai dari cerita duka nya dulu (kisah suka nya dibagian akhir2 aja, supaya happy ending , *seperti di sinetron2🙂 ) .

Biasanya anak yang lebih kecil sering mengalami bentuk “kediktatoran kecil” dari saudara nya yang lebih tua (mungkin mentang2 lahir duluan …. ). Bentuk  kediktatorannya bisa berbentuk pengalih-tugasan : artinya yang  awal orangtua  memberikan tugas yang harus dikerjakan olehnya, tapi dialihkan ke adik nya, atau penugasan langsung dari dirinya ke adiknya.

Anak yang lebih kecil  itu selalu jadi korban, sasaran empuk yang disuruh2 (biasanya disuruh ke warung),  atau disuruh menyampaikan pesan ke tetangga ( karena mungkin yang paling polos🙂 ).

Misalnya …

Ibu : ” Waann … ke kedai , beli garam………………

Anak 1 : “suruh ipit donde aja Maaa… dari tadi dia ndak ada buat apa2 ..”

Ibu  : iiiiiiiiiiPiiittttttt … ke kedai, beli garam……..

Anak 2 :* membatin  ” yaaahh.. kena lagi …, padahal si abang juga  sedang ndak ada kerja apa2😦 “

Anak 1 : Dari tatapan matanya seakan2 berkata ” sudahh… sana ke kedai … * sambil tertawa penuh kemenangan berhasil mengalihkan tugasnya.

Kadang pemberian tugas itu disertai indikasi ada sedikit ada kecemburuan sosial karena  “kog adiknya tidak disuruh kerja juga, cuma saya aja ?? “

Selain jadi korban yang disuruh2, anak yang lebih kecil itu juga jadi korban diolok2, diejek ….

Anak 1: “dikau tu pintarnya cuma  pas sekolah, tapi kalau untuk urusan ini, dikau bodoh” Anak 2 : ” ya kan belum tau, jadinya salah…”

Anak 1 : “halah memang kalau udah “hangkong dari sonik”  (baca: bodoh), dah susah .. bodoh  .. pemalas… cengeng .. mentang2 anak paling kecil … manja ….sedikit2 ngadu ke mama… manjaaaaaa…..dasar maknupit”

Anak 2 : sedikit demi sedikit tanduk nya keluar karena diejek seperti itu. tapi  sepertinya langsung menangis juga bukan cara tepat untuk menyelesaikan masalah – kecuali kalau sudah sangat kepepet. Akhirnya, ya balas mengejek lagi .. tapi ya siap2 untuk kalah😦

sepertinya cuma dua point itu yang sangat tidak kusukai saat kecil di posisi sebagai seorang adik. Selebihnya, ada buanyaaak keuntungan yang bisa didapatkan karena menjadi anak yang lebih kecil itu … heheheheh….:D

To be continue …😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s