Perayaan Maulid Nabi

Hari ini, diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Beragam acara di tv, koran, sampai status orang 2 baik itu di FB atau di tweeter ikut memperingati hari besar ini.

Mengutip tweet dari ust Annis Mata : ” kita sering berhenti pada tahap mengagumi sosok Beliau dengan ratusan kata kagum, tapi kenapa tidak meneruskan sampai ke tahap meneladaninya ?”

Tweet yang lain : “coba ambil satu saja karakter Rasulullah, dan coba teladani yang satu itu aja dulu”

*Setuju dengan usulnya Pak !!!, dan akan dilakukan ….

Allah sendiri sudah menjamin bahwa pada diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik bagi umatnya. Peran Rasulullah sebagai seorang kepala negara, seorang ayah, seorang suami, seorang sahabat, seorang teman, seorang hamba Allah dan peran lainnya  – tidak ada habis2nya jika dibahas, pada semua perannya itu terdapat  contoh2 pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai teladan.

Ada beberapa acara kajian di tv yang bertemakan maulid nabi, beberapa berita ikut menampilkan tentang bentuk2 perayaan maulid nabi di beberapa daerah … Ya semuanya memeriahkan, merayakan dan memperingati hari besar ini, hari seorang manusia mulia utusan Allah dilahirkan, 🙂

Tapi diantara bentuk2 perayaan maulid nabi hari ini, ada juga beberapa acara yang membuatku (pribadi) sedikit geleng kepala (tanpa kurang setuju – dan sumber informasinya diperoleh dari tv). Menyisakan pertanyaan besar dikepalaku ” jadi dimana esensi maulid nabinya ? “. Contohnya :

Di suatu daerah, disiarkan masyarakatnya berdesak-desakan memperebutkan makanan perayaan maulid nabiyang diyakini membawa berkah. Ya kalau makanannya cukup untuk ratusan orang itu, ini cuma ada satu nampan doang ….

Tidak setuju dengan alasan : apakah tidak ada cara yang lebih baik untuk membagikan makanannya ? dan untuk orang yang berebutan : kenapa juga makanannya dianggap seperti keramat ? Kalau dapat bisa jadi beruntung, kalau nggak malah jadi rugi ?

Ada lagi di tempat yang lain,  pada hari maulid nabi digunakan sebagai hari untuk membersihkan benda2 pusaka. Laki-laki dan perempuan berkumpul ngerebutin air bekas cuci benda pusaka tersebut. Orang2 berebut menyiramkan air dari ember itu ke badan mereka. Itu dilakukan dengan alasan untuk mendapatkan keberkahan. Ya kalau pakaiannya lengkap, ini ibu2 nya malah pake kemben tok … dan disebelah kiri kanannya ada banyak laki2 yang juga berebut air. *auraaattt buu…auratt…😦

Di daerah yang lain lagi… maulid nabi digunakan sebagai waktu untuk mendekati perempuan. Laki2 dibebaskan datang ke rumah perempuan yang ditaksirnya, jika merasa cocok – akan berlanjut ke tahap yang lebih serius, jika tidak – ya cukup sampai disitu

* yah gak perlu nunggu pas hari maulid nabi kali mas kalau mau nyari jodoh mah .. kalau emang berniat baik untuk menggenapkan 1/2 agama, sampaikan secara baik langsung ke orangnya dan juga ke keluarganya … sepertinya itu lebih afdhol dan valid🙂

Terlepas dari semua bentuk perayaan yang dilakukan untuk memperingati kelahirannya, Rasulullah tetap seorang manusia mulia, agung, yang layak untuk diteladani …..

Assalamu’alayka  ayyuhannabiyyu

wa rahmatullahi wa barakaatuh

Ya Rasul salam ‘alaika

Ya Nabi salam ‘alaika

Ya Habib salam ‘alaika

Shalawatullah ‘alaika

 

Semoga kelak di yaumul mahsyar,Engkau berkenan mengakui ku sebagai salah satu umat mu … dan  semoga Engkau juga berkenan memberikan syafa’at mu kepadaku .. amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s