ada buah manis bisa dipetik di akhirnya

Hari ini aku mendapat pertanyaan begini  “jadi apa yang kamu peroleh setelah lulus, apa hasil yang kamu peroleh dari pendidikan  mu selama ini ???

dengan tegas ku jawab : tentunya ada banyak yang saya dapatkan,😀. (dan aku sangat bersyukur Allah memberikan kesempatan kepadaku untuk merasakan ini).

Berlatih berfikir lebih terstruktur, melakukan sesuatu dengan dasar yang jelas, berlatih menganalisis sesuatu dengan melihat keterhubungan, perbedaan, kekurangan atau kelebihannya, berlatih belajar lebih mandiri lagi, belajar mengelola stress, belajar mengelola waktu, belajar , belajar dan belajar …😀. Manfaatnya semuanya itu alhamdulillah sudah mulai  bisa kurasakan.

Secara gak langsung jadi terlatih baca efektif dan efisien,  mencari intisari dari apa yang dibaca dengan cepat, karena ada banyak textbook, jurnal, proceding, yang nganti harus dibaca. Jadi  terbiasa melihat e-book beratus2 halaman (kalau dapat suatu referensi kurang dari 100 halaman kepala langsung bilang “ooh ok .. cincai  kalau jumlah halamannya cuma segini…. * somboooongggg … :D). Sedikit surprise  sendiri saat menuliskan daftar pustaka, kog jadi nya sampai 2 halaman gini ????. Itu referensi yang benar2 dipake sebagai kutipan. Kalau ditambah  dengan yang  dibaca tapi tidak dikutip, bisa nambah lagi sepertinya jumlah halamannya. Seumur-umur mengerjakan skripsi, mulai dari PA, TA,  maksimal daftar pustakanya cuma 1 halaman.

Kalau  dibandingkan dengan “penderitaan” yang ku alami, sepertinya itu belum seberapa dengan manfaat yang kurasakan, misalnya:

  • Menderita gangguan lambung berbulan-bulan dan dokter bilang “oh itu karena mba lagi stress”. ( sampai akhirnya aku putuskan untuk tidak mengkonsumsi obat2 an yang diberikan dokter dengan pertimbangan “ah kalau udah beres, ntar juga hilang sendiri” dan ternyata itu benar🙂 )
  • Tidur jadi gak enak, kadang tiba-tiba tertidur di antara tumpukan2 kertas jurnal, paper yang harus dibaca, tertidur di depan laptop yang masih menyala sampai pagi.
  • Makan juga ikut2an jadi gak enak. (*tapi kalau badan menjadi lebih mengecil, sepertinya itu cenderung ke hal positif, setidaknya gak perlu susah, repot cari kebaya buat wisuda  heheheh ..😀 )
  • Sedikit bilang bye..bye dengan yang namanya liburan atau jalan2.
  • Kadang mood jadi jelek, kadang merasa jadi orang paling malang sedunia, kadang merasa seperti berada dihutan belantara, gelap, kesasar gak tau jalan keluar , kadang  harus jatuh bangun, kadang kepikiran untuk menyerah…😀 (rada lebay emang, tapi kadang memang itu yang kurasakan).

Pepatah lama bilang “bersakit-sakit dahulu, berenang-renang ketepian …”. Kalau memang ada buah yang manis bisa dipetik (InsyaAllah) yang menunggu di akhir , namun untuk mendapatkannya mesti dengan “perjuangan” dulu, ya kenapa tidak diperjuangkan?🙂

Untuk semua orang yang sedang mengerjakan skripsi, semangat terus !!!!, jangan menyerah🙂. tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan hasilnya …., ada buah manis di ujung sana menunggu untuk dipetik🙂. Jadi terus saja berusaha. kata rang bijak  If there’s a will, there’s a way. Kalau merasa jatuh, ya bangun lagi, berdiri lagi , tegak lagi, jalan lagi, sampai finish🙂.

Dan semoga cerita dukanya juga lebih baik daripada yang kurasakan …🙂

 

 

 

2 thoughts on “ada buah manis bisa dipetik di akhirnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s