Tegar Imitasi

Mungkin keduanya berusaha saling tegar di depan satu sama lain ….
Satunya ingin menampilkan kesan “ini hal biasa, bukanlah sesuatu yang besar” …
Satunya lagi berusaha menekan perasaannya sekuat mungkin agar terkesan tetap tegar juga …

Tapi suara hati itu tidak bisa dibantah
Dan sayangnya, aku pendengar setia suara hati ku ….

Maha Suci Engkau yang menciptakan perasaan yang sangat tulus dan kuat ini.

Secepatnya, aku akan segera menemui mu …dan berjanji akan tetap terlihat tegar… karena bukankah itu sudah kesepakatan tidak tertulis diantara kita kan ya ??? …

Ku pastikan air mata itu hanya boleh keluar saat di belakang mu saja …

One thought on “Tegar Imitasi

  1. Tulisannya mengekspresikan kesedihan ya Bu ?🙂

    Kalau menurut saya, berpura-pura tegar atau kuat didepan orang lain dengan tujuan untuk kebaikan orang itu atau kebaikan keduan-duanya, ya gak masalah. Selama kita bisa menahannya, kenapa gak ? Tapi akan lebih baik lagi kalau bisa tegar beneran, gak pake versi yang imitasinya🙂

    Semoga selalu tegar ya Bu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s