Udang Tahu

image

# No, ini hasilnya🙂. Bagaimana Bu, tampak meyakinkankah?  hehehehe

Sepertinya hidangan ini bisa jadi alternatif lain untuk yang bosan biasa mengolah tahu cuma digoreng langsung, disayur atau digulai. Adonan tahu dicampur dengan udang yang telah dihaluskan dan ditambah sayur -sayuran (Udah masuk kategori 4 sehat). . Hampir sama seperti perkedel.  Bisa dimakan langsung atau pelengkap nasi. Mengenyangkan.

Untuk resep lengkapnya dapat dilihat di link teman saya ini (karena saya juga nyonteknya dari sana🙂. Tapi sedikit beda, untuk semua bahan saya rebus dulu setengah matang, supaya cepet aja saat digorengnya dan lebih memastikan semuanya matang🙂. Kalau mau dikukus juga mangga (seperti yang dilakukan teman saya.

image

adonan tahu yang di “bejeg-bejeg” (pake istilah teman saya🙂 )

image

adonan tahu yang dicampur udang yang telah dihaluskan (saya suka aroma daging udang yang dihaluskan ini🙂 ) .

Kalau ditanya bagaimana hasilnya ? Sebagai tester langsung yang merangkap pembuatnya, kalau saya bikin lagi, supaya semakin “berasa”, sayurannya harus ditambah (wortel+ daun bawangnya) , udangnya juga ditambah (sesekali sambil ngaduk, tangan saya nyomotin sedikit-sedikit daging udang yang sudah dihaluskan itu  – maka jadi defisit lah dia saat bergabung di adonan tahu) .

Ada cerita dibalik daun bawangnya. Saat saya ke warung untuk beli daun bawang, si Ibu penjual bilang “waaah sudah habis” sambil lirik-lirik ke tempat penyimpanan daun bawangnya … dan dengan sedikit berharap (baca:memelas :D) saya berkata “sedikitpun udah gak ada Bu?? (pembeli maksa🙂 ), ya bener-bener berharap masih ada lebihan-lebihan satu atau dua batang daun bawang itu, supaya gak pergi ke warung yang lebih jauh lagi. Si Ibu pun membungkuk mencari-cari dan akhirnya menemukan lebihan-lebihan daun bawangnya. Menurut saya itu sudah cukup. “Ya, gpp bu, segitu juga cukup, jadi berapa bu semuanya? ” sambil siap-siap ngeluarin duit. ” Gak usah bayar, ambil aja” …

Pertanyaannya : kira-kira kenapa si Ibu menggratiskan daun bawang itu ?

A. Karena muka+nada bicara saya yang memelas, jadi bikin gak tega ibunya

B. Ibunya memang baik hati

😀

-selamat mencoba masakan ini  juga (bagi yang tertarik)🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s