Arti Seorang Ayah

“Pak, belum bisa tidur .. kita main dulu sampai ngantuk ya”…  “Iya sini, kita main catur . Bapak ajarkan cara main catur supaya bisa menang.  (tapi sampai dengan detik ini, aku baru bisa menang main catur 1x melawan ayahku- selebihnya kalah 😦 )

Pak, kita main congklak ya … kita main domino ya … kita main ular tangga ya,  Pak, main lagi ya, sekarang main halma, Pak, ikut main monopoli ya, ( seingatku, setiap  request untuk main, selalu diikuti, walau kondisinya baru pulang kantor atau sudah tengah malam, jika tidak – selalu ada kalimat2 pengertian yang disampaikannya kepadaku )

* dan hati kecilku berkata : Bapak  bisa diajak jadi teman main*

Continue reading