Thesis Story from Tweets History

Saya punya akun twitter, tapi tidak terlalu aktif berkicau disana (entah kalau nanti-nantinya jadi aktif – who knows 🙂 ). Bayangkan, dari tahun 2009 sampai dengan pagi ini, baru tercatat ada 60 tweets :), 67 following (dari angka ini,  jumlah following lebih banyak daripada yang di tweets- terbukti saya masuk kategori  pengguna pasif : sudah cukup puas membaca informasi-informasi dari akun yang saya follow 🙂 ), ada 70 followers ( kadang bikin saya jadi bertanya sendiri “kira-kira apa alasannya orang-orang ini mau nge-folow saya ya? nge-twit aja jarang, apa yang mau dilihat ?? :D, tapi ya sudahlah, toh itu hak mereka mau nge-follow siapa2 aja :)”.

Continue reading

Ujian

Minggu ini adalah minggu uts di kampus tempat ku mengajar. Saat menjadi pengawas ujian, banyak ekpresi mhs saat sedang mengerjakan soal ujian yang bisa dilihat. Ada yang diam-tenang-khusyuk, ada yang lirik kanan kiri mencari inspirasi, ada yang termanggu menatap langit2 kelas, mungkin juga sama, dalam usaha sedang mencari ide untuk jawaban ujiannya.

Continue reading

Right Sentence in the wrong topic = WRONG

Bagi yang sudah belajar matematika diskrit,  pasti tau yang namanya logika matematika – tabel kebenaran. Untuk IF-THEN akan berlaku if TRUE  then FALSE –> maka nilai kebenarannya  FALSE, selain itu bernilai benar.

Tanpa disengaja (tidak bermaksud melakukan eksperimen apapun), aku pernah mengalami kejadian yang merupakan pembuktian dari nilai kebenaran IF-THEN itu. Dengan kalimat yang secara iseng kutulis dibuku sejarah  dan tanpa sengaja dibaca langsung oleh guru sejarahku :

Yang lalu biar lah berlalu .. untuk apa diungkit-ungkit lagi .. lupakan saja, jadi …  untuk apa belajar sejarah  ????

Continue reading