Kita Sendiri yang Menentukan

Ketika kita berpikir negatif pada seseorang….Tanpa sadar, kita telah menghakimi orang itu.
  
Lebih mudah mana?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan,…….
atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.
 
Lebih mungkin mana?
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman…..
atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri..?
 
Lebih mudah mana?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan…..
atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?
 
Lebih penting mana?
Berusaha menguasai orang lain……
atau belajar menguasai diri sendiri?
 
Yang penting bukan bagaimana orang harus baik pada kita,  melainkan bagaimana kita berusaha baik pada orang lain. 

Bukan orang lain yang membuat kita bahagia,  melainkan  sikap kita sendiri-lah yang menentukan, kita bahagia atau tidak. 

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini,
tidak akan terulang kembali. 
Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,
yaitu BELAJAR …..
dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik. 
 
Hidup adalah PROSES,
Hidup adalah BELAJAR.
Tanpa ada batas umur
Tanpa ada kata tua.
Belajar sepanjang usia kita ada

Bukan BAHAGIA yang membuat kita bersyukur.
Namun dengan banyak BERSYUKUR akan Membuat kita bahagia.

#copas dari salah satu grup wa saya, dan disana jg tertulis share dari grup sebelah 🙂

Advertisements

Ingin ^_^ VS Butuh ~_~ VS HARUS! ¡

image

Setumpuk buku ini merepresentasikan “konflik” kepentingan di diri saya saat ini. Dari setumpuk buku itu, ada buku yang masuk kategori HARUS dibaca, karena akan ada pelatihan tentang materi itu keesokan harinya. Ada juga buku yang masuk kategori BUTUH dibaca untuk menambah knowledge saya saat mengajarkan materi itu ke mahasiswa keesokan harinya [juga] . Terselip diantara tumpukan buku itu juga, ada yang masuk kategori INGIN dibaca, ya anggap saja ‘istirahat’ sesaat karena kepsla merasa ‘penuh’ dengan tumpukan buku yang lainnya.

So?  …….

Menjadi Berprestasi

Tidak aneh kalau banyak orang mengimpikan ingin menghasilkan suatu prestasi dalam hidupnya. Prestasi apapun itu. Di bidang akademik:  saat sekolah ingin jadi juara, ingin lulus cumlaude, ingin memenangkan suatu lomba. Saat di lingkungan masyarakat, ingin memberikan kontribusi nyata memeberikan solusi untuk satu permasalahan.  Masih banyak contoh lainnya.

Continue reading

Be a Professional Human

Sepertinya kata profesional itu sudah sangat familiar di telinga. Profesional dalam berbisnis, profesional dalam berkarir. Sepertinya semuanya butuh dan mensyaratkan itu jika ingin hasil yang baik dan berkualitas.

Apa itu profesional?  apanya profesor atau siapanya emosional atau apa hubungannya dg proporsional?

Kalau menurut saya sendiri (terjemahan bebas sebebas-bebasnya tanpa pakai referensi dari kamus besar bahasa Indonesia), profesional itu adalah :

Continue reading