Laa Tahzan – InnAllaha Ma’ana

 

Judul postingan nya sih seperti judul buku yang terkenal karangan Dr ‘Aidh Al-Qarni, tapi isi ceritanya bukan sedang membuat resensi buku itu.ย  Cuma kepikiran aja judul nya adalah Laa Tahzan alias jangan bersedih

Kenapa dilarang bersedih ?

karena pada dasarnya kejadian yang kita alami tidak ada versi “Allah menzdalimi hamba Nya”, yang ada malahan Allah menyayangi kita – bukankah setiap saat kita selalu bilang Bismillahirrahmaanirrahiim ? Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Jadi percaya saja Allah tidak akan pernah bermaksud membuat kita bersedih

Kenapa bisa bersedih ?

bukankah itu memang manusiawi kalau manusia diberi potensi emosi : marah, bahagia, senang, dan sedih. Jadi, rasa itu manusiawi juga. Kita bukan malaikat … Rasa itu jadi tidak manusiawi jika kita berlebihan dalam menyikapinya. Gak perlu lebay bin alay saat bersedih. Menangis secukupnya, setelah itu ya bangkit lagi … Hapus Air matamu anak muda !!!!๐Ÿ˜€ … “tak perlu sedu sedan itu” .. kata pujangga Chairil Anwar

Jadi, bagaimana kalau sedang sedih ?

kalau kata iklan “ekspresikan rasa loe ” … Kalau versi lirik lagu “Meeeeeenangislaaaahhh .. jika haruuuus menangiiiiisss…. karena kita semuaaaa manusia … ” .

Jadi, kalau perlu menitikkan air mata, ya silahkan saja. semenit .. dua menit .. tiga meniit .. lima meniit .. ya bolehlah. Kalau udah berjam2 … perlu dievaluasi juga, perlukah segitu lamanya ? Ambil hikmah sebanyak-banyak nya sebagai pelipur kesedihan๐Ÿ˜€

 

SELAMAT TIDAK BERSEDIH SODARA2 !!!!

 

Belajar Dari Kesalahan

learn from mistakes

Hari ini saya baru menyelesaikan penilaian mhs saya [APA?#%#%#]. Harusnya itu beres ditanggal 12 Juni 2014 dulu. Telat 5 hari. Menurut saya itu salah satu kesalahan [lumayan besar]. Efeknya kemana-mana. Ke diri saya sendiri: mood jadi gak baik, tugas yang lain jadi tertunda dikerjakan padahal juga sudah masuk kategori HARUS SEGERA diselesaikan. Tidur jadi tidak nyenyak (kalau dilanjutkan masih panjang daftar nya). Ke keluarga: suami jadi ikut bantuin ngehandle beberapa tugas saya [terimakasih ya sayang atas pengertiannya …]. Ke mahasiswa: mahasiswa saya tentu bertanya-tanya : “kapan ya nilai kita keluar”, beberapa dari mhs saya juga bertanya via sms, email, message FB. Wajar mereka bertanya. Tapi berhubung mood saya yang jadinya juga sedang tidak baik – membuat saya seakan-akan diteror oleh pertanyaan-pertanyaan tersebut.

KESIMPULANNYA : CUKUP SUDAH ,SEGERA AKHIRI, DAN JANGAN TERJADI LAGI !!!!!!!!

Walau keterlambatan tersebut tidak karena saya bermalas-malasan mengoreksinya, tapi menurut saya lebih karena tidak mengatur waktu dengan baik [lagi] sehingga itu jadi mepet dan saat sudah masuk batas waktunya ternyata belum selesai dikoreksi. Dari hasil pertapaan saya setelah menyelesaikan itu – untuk perbaikannya, saya mencatat kesalahan-kesalahan yang saya bikin perharinya di satu file, disertai dengan komitemen perbaikan yang akan saya lakukan seperti apa. Rencananya file itu mau dibuka setiap hari, biar selalu ingat dan pencegah supaya gak kejadian lagi . Intinya sih belajar dari kesalahan yang pernah dibuat๐Ÿ˜€. Bukankah pengalaman itu guru yang paling berharga bagi kita ?

 

“Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemaren = orang yang beruntung, jika lebih buruk = orang yang merugi”

The Power Of Dream

dreams_quote_4

 

omong-omonng tentang mimpi… saya suka lagu The Power Of Dream – Celine Dion. Pertama dengar lirik nya di kampus tempat saya mengajar – dan suka dengan bagian yang ini ….

 

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream

As the world gives us it’s best
To stand apart from all the rest
It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far ……

dan kalau ditanya tentang mimpi-mimpi saya … semuanya high cost, hihihihihi … tapi yang jelas, saya tetap memelihara mimpi-mimpi itu dikepala saya – tetap memvisualisasikan suatu saat saya mengalami mimpi itu di dunia nyata …

Are You Strong Enough ?

Sepertinya salah satu “requirement” orang untuk bisa “survive” di jaman sekarang adalah “STRONG ENOUGH”…๐Ÿ˜€. Ter-trigger karena suatu kejadian di kelas saat saya mengajar, terlintas pikiran itu ” Oke Fit, You Must be Strong Enough”. Untuk bisa berkompetisi -mesti “strong”, untuk bisa survive, mesti “strong”, untuk bisa mencapai tujuan sendiri juga mesti “strong”. Strong untuk sisi apapun.

Pas browsing2,ย  nemu Quote begini :

โ€œI am strong, but I am tired, Stephen, tired of always having to be the strong one, of always having to do the right thing.โ€
Brenda Joyce, An Impossible Attraction

Jadi ? are you strong enough ?

ย